Implementasi Panca Cinta: Penguatan Karakter Siswa MAN 1 Kepulauan Meranti Melalui Kegiatan Kokurikuler praktek Penyelenggaraan Jenazah dan Prakarya Ramah Lingkungan
Meranti (Mansakti) – Mengawali pekan dengan semangat pembentukan karakter, MAN 1 Kepulauan Meranti secara resmi membuka kegiatan Implementasi Panca Cinta melalui rangkaian proyek kokurikuler pada Senin (23/01/2026). Kegiatan yang memadukan aspek spiritual dan kepedulian lingkungan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari ke depan.
Kegiatan ini terbagi di dua lokasi utama: siswa laki-laki memusatkan aktivitas di Aula Al-Kindi, sementara siswa perempuan melaksanakan rangkaian kegiatan di Mushola Lebai Muda.
Bekal Kemasyarakatan dan Kelestarian Alam
Acara dibuka langsung oleh Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Hj. Nuryaningsih, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan kokurikuler bukan sekadar rutinitas akademik, melainkan kewajiban dalam implementasi Kurikulum Nasional untuk mencetak generasi yang siap terap.
"Kegiatan ini adalah bekal nyata bagi siswa. Saat mereka terjun ke masyarakat nanti, mereka tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kesiapan mental dan keterampilan sosial yang mumpuni melalui penguatan karakter ini," ujar Hj. Nuryaningsih.
Sinergi Panca Cinta dalam Praktik Nyata
Program ini secara khusus mengintegrasikan nilai-nilai Panca Cinta (Cinta Allah, Cinta Rasul, Cinta Diri Sendiri, Cinta Sesama, dan Cinta Alam) ke dalam dua materi utama:
1. Praktik Penyelenggaraan Jenazah (Fardu Kifayah)
Praktik ini merupakan perwujudan dari Cinta Allah, Cinta Rasul, dan Cinta Sesama.
Siswa dilatih untuk memahami tata cara memandikan, mengafani, hingga menyalatkan jenazah sesuai syariat.
Hal ini bertujuan menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab sosial bahwa setiap individu muslim memiliki kewajiban moral terhadap sesamanya, sekaligus pengingat akan hakikat kehidupan pascakematian.
2. Prakarya Ramah Lingkungan
Materi ini menjadi jembatan bagi siswa untuk mengimplementasikan Cinta Alam.
Siswa diajak mengolah limbah atau bahan alam menjadi barang bernilai guna.
Fokusnya adalah menumbuhkan kesadaran ekologis dan inovasi kreatif, memastikan bahwa sebagai khalifah di bumi, siswa MAN 1 Kepulauan Meranti turut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan.
Harapan Kedepan
Selama empat hari, para siswa akan dibimbing oleh instruktur kompeten untuk memastikan setiap tahapan praktik dikuasai dengan baik. Melalui kegiatan ini, MAN 1 Kepulauan Meranti berharap dapat melahirkan lulusan yang berakhlak mulia, tanggap terhadap kebutuhan sosial, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan hidup sesuai dengan semangat Madrasah Mandiri Berprestasi. (Sri)
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI