Miftahul Jannah : Guru MAN 1 Kepulauan Meranti Kembali Raih Prestasi Penulis Terbaik Nasional dalam Lomba Event Antologi Cerpen
Selatpanjang (Mansakti) – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu pendidik MAN 1 Kepulauan Meranti. Ustadzah Miftahul Jannah, S.Sos, yang dikenal dengan nama pena Zahrotul Khaira, berhasil terpilih lagi sebagai penulis terbaik dalam ajang Lomba Antologi Cerpen Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Komunitas Halo Penulis, Lamongan, Jawa Timur pada tanggal 20–30 Agustus 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan secara online ini diikuti oleh Ratusan peserta dari seluruh Indonesia, yang berkisar 800 peserta. Setelah melalui proses penilaian dan kurasi yang ketat, hanya 190 penulis yang dinyatakan lolos dan karyanya layak diterbitkan dalam buku antologi cerpen dengan tema “Menunggu”. Salah satunya adalah karya inspiratif dari Zahrotul Khaira, yang berjudul "Menunggumu Dalam Sajadah Cintaku". Walaupun beliau belum masuk Juara 3 besar. Tapi Alhamdulillah mampu bersaing dengan ratusan penulis lainnya dengan menjadi penulis pilihan yang terbaik.Beliau dikenal sebagai sosok guru sekaligus penulis produktif di Kepulauan Meranti.
Menurut informasi resmi yang diumumkan pada Sabtu, 30 Agustus 2025, karya-karya yang terpilih dinilai memiliki kekuatan narasi, gaya bahasa, orisinalitas, serta kedalaman makna yang mampu memberikan inspirasi bagi pembaca. Komunitas Halo Penulis yang dipimpin oleh Muhammad Adil Saputra, telah lama dikenal sebagai wadah yang konsisten mencetak ribuan karya dari penulis pemula hingga profesional di Indonesia melalui event lomba dan sebagainya.
Bagi Miftahul Jannah, pencapaian ini bukanlah yang pertama. Sejak duduk di bangku sekolah, ia telah aktif menulis cerpen dan puisi. Hingga kini, sudah beberapa karyanya yang telah dibukukan dalam antologi bersama penulis lain. Keberhasilan terbarunya kali ini semakin menegaskan dedikasinya dalam dunia kepenulisan, bahkan ia bertekad untuk segera meluncurkan novel solo.
“Menulis adalah cara saya berbagi pesan dan nilai kehidupan kepada para pembaca. Saya berharap karya ini dapat memberikan manfaat, inspirasi, dan motivasi, bagi kalangan anak muda, khususnya bagi para siswa yang ingin mengembangkan bakat menulis,” ungkap Zahrotul Khaira usai pengumuman hasil lomba.
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama harum MAN 1 Kepulauan Meranti di kancah nasional. Melalui torehan ini, diharapkan semakin banyak guru maupun siswa yang termotivasi untuk menekuni dunia literasi.
Dengan keikutsertaan dan keberhasilannya, Miftahul Jannah membuktikan bahwa pendidik tidak hanya berperan dalam ruang kelas, tetapi juga mampu memberi teladan dalam karya nyata di tingkat nasional.
Share to :
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI