Kreatif ! Studi Islam Intensif (SII) MAN 1 Kepulauan Meranti Gelar Pelatihan Imam, Bilal dan Khutbah Jumat
Selatpanjang (Mansakti) - Studi Islam Intensif (SII) adalah salah satu organisasi di MAN 1 Kepulauan Meranti yang berkiprah di bidang Keagamaan madrasah. Di sekolah lain sering di kenal dengan sebutan Rohis.
SII MAN 1 Kepulauan Meranti mengadakan pelatihan khutbah jum’at bagi siswa laki-laki. Pelatihan ini dilaksanakan di Mushalla Lebai Muda pada hari Sabtu (07/09/24)
Pelatihan khutbah Jum'at ini dilaksanakan agar siswa bisa menjadi petugas sholat jum’at yang benar, karena setiap hari jum’at, MAN 1 Kepulauan Meranti melaksanakan sholat jum’at di madrasah dan petugas sholat jum’at merupakan siswa laki-laki perkelas yang berganti setiap minggunya.
Pelatihan ini diikuti oleh seluruh siswa laki-laki Kelas X berjumlah 60 Siswa, yang dilatih langsung oleh Kakak Kelas XII dibawah arahan Pembina SII Putra Muhd. Syaifuddin, S.Pd.I
Untuk Pelatihan Imam dan Bilal Pemateri nya adalah Firdaus dan Sopan Sopian sedangkan Untuk Khutbah Jumat Pemateri nya adalah Ahmad Kurniawan Syah dan Asmar Sahaf.
Mengenai pentingnya kegiatan ini, Kepala Madrasah Nuryaningsih mengatakan kegiatan ini memang sangat penting bagi siswa Mansakti, karena mereka harus mampu menjadi petugas sholat jumat, agar nantinya dapat berguna dilingkungan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan baik dan kondusif, para siswa pun mengikuti kegiatan ini dengan baik, dan diharapkan mereka dapat mengamalkan ilmu yang mereka dapat dengan baik" ujar Yani.
Sementara itu Pembina SII Patra Muhd Syaifuddin juga menambahkan, banyak sisi baiknya jika peserta didik diberi kesempatan menyampaikan khutbah Jum’at, terutama pada saat kegiatan jumatan diselenggarakan di masjid secara langsung. Mereka akan mendapatkan pengalaman nyata dalam menyampaikan khutbah Jum’at sekaligus sebagai pembelajaran bagi peserta didik tersebut.
“Diharapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh siswa Mansakti dengan baik, dan mereka dapat menjadi petugas sholat jumat yang baik dan benar sesuai dengan tuntunannya, syarat dan rukunnya harus terpenuhi. Misalnya, usianya sudah mencapai usia akil baligh dan pengetahuan tentang khutbah Jumat sudah dikuasainya. Selain itu, ini akan menjadi daya tarik atau menjadi motivasi bagi temannya yang lain untuk belajar berkhutbah" tutup beliau. (Ian)
Share to :
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI