Bentengi Karakter Generasi Muda, Eskul SII Putera MAN 1 Kepulauan Meranti Gelar Seminar Ceramah Agama Bahaya LGBT
Hadirkan Al Ustadz Tito Hartoto, S.Hi. sebagai Narasumber, Wujudkan Madrasah yang Bersih dan Berakhlak Mulia demi Semangat 'Kemenag Berdampak'
(SELATPANJANG — MANSAKTI) — Dalam upaya memperkuat pembinaan moral serta membentengi peserta didik dari pengaruh negatif pergaulan modern, Ekstrakurikuler Satuan Ikatan Remaja (SII) Putera MAN 1 Kepulauan Meranti sukses menyelenggarakan kegiatan Seminar Ceramah Agama. Kegiatan ini mengusung tema penting mengenai bahaya dan dampak penyimpangan seksual di kalangan pelajar madrasah.
Acara yang sarat akan nilai edukasi keagamaan ini dilaksanakan pada Jum'at sore, 24 Oktober 2026, bertempat di Musholla Lebay Moda. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh 30 orang peserta didik. Jalannya acara turut didampingi secara langsung oleh Guru Pendamping, Ustadz Fahmi Idris, M.Pd., dan Ibu Zakiah, S.Pd.
Bertindak sebagai narasumber utama, Al Ustadz Tito Hartoto, S.Hi., menyampaikan materi mendalam mengenai bahaya laten serta dampak buruk penyimpangan perilaku sosial dan seksual, khususnya pengaruh Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di lingkungan remaja. Dalam pemaparannya, Ustadz Tito dengan tegas mengingatkan agar seluruh pelajar senantiasa menjaga diri, memperkuat keimanan, serta mencegah agar penyakit penyimpangan seksual tersebut tidak sampai menyusup dan merusak tatanan moral di ranah madrasah.
"Kita harus waspada dan membentengi diri dengan nilai-nilai agama. Jangan sampai penyimpangan perilaku seperti ini masuk dan mencoreng kesucian lingkungan madrasah kita tercinta," pesan Ustadz Tito di hadapan para peserta.
Pelaksanaan kegiatan keagamaan dan pembinaan karakter ini menjadi wujud nyata implementasi semangat Kemenag Berdampak di MAN 1 Kepulauan Meranti. Melalui kolaborasi aktif antara pembina, ekstrakurikuler siswa, dan tokoh agama, madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik semata, tetapi juga konsisten menghadirkan dampak positif dalam membentuk generasi muda yang sehat secara rohani, berakhlak mulia, serta bebas dari pengaruh destruktif zaman.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, doa bersama, serta komitmen bersama para pelajar untuk terus menjaga diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. (SM)
Share to :
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI