Dosen FMIPA UNRI Alumni 1994 Motivasi Siswa MAN 1 Kepulauan Meranti: "Bukan Kita Mencari Kerja, Pengalaman yang Mendatangkannya"
Selatpanjang (Mansakti)— Halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Meranti tampak khidmat pada pelaksanaan upacara bendera mingguan, Senin (27/07/2026). Ada yang istimewa pada upacara kali ini, yakni bertindaknya Zulkarnain, alumni MAN 1 Kepulauan Meranti angkatan 1994 yang saat ini mengabdi sebagai Dosen Jurusan Fisika FMIPA Universitas Riau (UNRI), sebagai Pembina Upacara.
Dalam amanatnya di hadapan ratusan siswa, majelis guru, dan tenaga kependidikan, Zulkarnain mengungkapkan rasa syukur mendalam dapat kembali ke almamaternya. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan dan pembentukan karakter sewaktu di madrasah menjadi pilar utama kesuksesannya di dunia akademik.
"Masa depan kalian masih sangat panjang. Niatkan dari sekarang untuk terus menuntut ilmu dan jangan pernah berpikir putus sekolah. Wajib hukumnya untuk melanjutkan ke jenjang kuliah. Tidak ada alasan terkendala biaya, karena saat ini peluang beasiswa sangat melimpah," ujar Zulkarnain membakar semangat para siswa.
Ia juga membagikan resep sukses dengan mengutip pesan berharga dari Guru Bimbingan Konseling (BK)-nya sewaktu berseragam putih-abu-abu dulu:
> *"Jangan terlalu pusing memikirkan pekerjaan sejak sekarang. Fokuslah belajar, raih nilai terbaik, dan kembangkan potensi diri melalui organisasi. Bukan kita yang mencari pekerjaan, melainkan pengalaman dan kualifikasi dirimulah yang akan memberikanmu pekerjaan."*
>
Menghadapi era pesatnya digitalisasi, Zulkarnain mengimbau para siswa agar cerdas dan bijak memanfaatkan teknologi. Menurutnya, kemudahan akses informasi harus dibentengi dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sebagai filter utama menyaring hal positif dari dampak negatif.
Ia mendorong seluruh siswa untuk bersiap menjadi sang juara dengan terus menggali potensi diri. Fase jenuh dalam belajar, lanjutnya, adalah hal wajar yang harus dilewati untuk berproses dari bukan siapa-siapa menjadi sosok yang tangguh (*from zero to hero*). Namun, ia mengingatkan bahwa sebesar apa pun prestasi yang diraih, adab, etika, serta rasa hormat kepada orang tua dan guru tetap menjadi fondasi paling utama.
Upacara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Pembina Upacara, mendoakan agar seluruh siswa MAN 1 Kepulauan Meranti tumbuh menjadi insan yang mandiri, sukses dunia akhirat, serta berakhlak mulia. Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan foto bersama antara Zulkarnain, bersama pimpinan madrasah dan jajaran majelis guru. (SM)
Share to :
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI