MAN 1 Kepulauan Meranti Meroket di O2SN 2026: Borong 5 Emas dan 1 Perak, Siap Melaju ke Tingkat Provinsi
Selatpanjang(Mansakti) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kepulauan Meranti kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah pencetak talenta emas di bidang olahraga. Dalam ajang bergengsi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2026 yang berlangsung pada Minggu (14/6/2026), kontingen tangguh dari madrasah ini sukses mendominasi podium juara dengan membawa pulang total 5 medali emas dan 1 medali perak. Prestasi gemilang ini menjadi catatan sejarah baru bagi sekolah, sekaligus menegaskan bahwa pembinaan minat dan bakat yang terstruktur di MAN 1 Kepulauan Meranti mampu melahirkan atlet-atlet pelajar yang kompetitif di tingkat daerah.
Dominasi Emas di Berbagai Cabang Olahraga
Sejak kompetisi dimulai pada pagi hari, atmosfer penuh semangat dan sportivitas tinggi menyelimuti jalannya pertandingan di berbagai venue. Para atlet MAN 1 Kepulauan Meranti tampil percaya diri menghadapi perwakilan dari berbagai sekolah menengah atas se-Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dominasi medali emas pertama dibuka lewat cabang olahraga (cabor) Panjat Tebing. Atlet andalan madrasah, Hanif Faisal, sukses memanjat dinding kompetisi dengan catatan waktu terbaik dan ketangkasan luar biasa, yang akhirnya mengantarkannya berhak atas podium tertinggi berupa Medali Emas.
Ketangguhan kontingen madrasah berlanjut di matras Pencak Silat. MAN 1 Kepulauan Meranti berhasil menyapu bersih medali emas di dua sektor sekaligus. Pada sektor pencak silat putri, pesilat berbakat Humaira tampil memukau dengan teknik kuncian dan tendangan yang presisi, mengamankan Medali Emas. Keberhasilan Humaira kemudian disusul oleh sejawatnya di sektor putra, Doni Trista, yang juga tampil perkasa meredam perlawanan rival-rivalnya demi mengunci Medali Emas kedua dari cabor bela diri asli Indonesia ini. Keberhasilan besar pada cabor silat dan panjat tebing ini tidak lepas dari tangan dingin sang pelatih, Dedi Kurniawan, yang secara intensif menempa fisik dan taktik para atlet sebelum kompetisi dimulai.
Tidak ketinggalan, lintasan Atletik juga menjadi saksi keperkasaan siswi MAN 1 Kepulauan Meranti. Bertanding di nomor outdoor yang menguras fisik dan mental, yakni Panca Lomba Putri, Alisa menunjukkan konsistensi luar biasa di lima nomor perlombaan yang diikuti. Di bawah bimbingan dan arahan strategis dari pelatih atletik, Meirizal Chand, ketahanan fisik dan mental juara membawa Alisa keluar sebagai yang terbaik dan berhak mengalungkan Medali Emas.
Sementara itu, beralih ke lapangan dalam ruangan (indoor), cabor Bulu Tangkis ikut menyumbangkan kontribusi besar di bawah asuhan pelatih Nazrizan Zain. Pada sektor putri, pebulu tangkis Sheza Fahriza sukses merebut Medali Emas setelah memenangkan laga final yang berlangsung sengit penuh reli panjang. Sektor putra pun tak mau kalah, di mana Nazmi Khoirul Azam menyumbangkan Medali Perak setelah memberikan perlawanan maksimal di partai puncak.
Apresiasi Tinggi dari Kepala Madrasah dan Harapan ke Tingkat Nasional
Keberhasilan luar biasa ini disambut dengan rasa syukur dan haru oleh seluruh keluarga besar MAN 1 Kepulauan Meranti. Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Nuryaningsih, secara khusus menyampaikan ucapan selamat yang mendalam serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan kerja keras para siswanya.
"Alhamdulillah, ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa dan membanggakan bagi kita semua. Selamat kepada anak-anakku yang telah berjuang habis-habisan di lapangan. Saya sangat mengapresiasi atas usaha, tetesan keringat, dan kedisiplinan yang telah ditunjukkan oleh siswa-siswi sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang sangat membanggakan ini," ujar Nuryaningsih dengan penuh rasa bangga.
Lebih lanjut, dia juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada tim pelatih dan ofisial yang telah mengawal proses persiapan para atlet sejak dini. Menurutnya, medali yang diraih hari ini adalah buah dari proses latihan yang konsisten dan penuh pengorbanan.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya juga kami sampaikan atas pendampingan yang luar biasa dari para pelatih dalam persiapan lomba O2SN ini. Dedikasi dari Meirizal Chand di atletik, Dedi Kurniawan di silat dan panjat tebing, serta Nazrizan Zain di bulu tangkis telah terbukti nyata. Tanpa arahan strategi, kesabaran, dan bimbingan dari pelatih, tentu target besar ini akan sulit dicapai," tambahnya. (SM)
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI