MAN 1 KEPULAUAN MERANTI

Berita

Kontak
Alamat :

Jl. Banglas

Telepon :

076333735

Email :

man1kepulauanmeranti@gmail.com

Website :

http://man1kepulauanmeranti.mysch.id

Media Sosial :
PMBM 2026 TELAH DIBUKA

MAN 1 Kepulauan Meranti Tinjau Hasil Ekoteologi di Desa Sesap Setelah 7 Bulan Penanaman

​SELATPANJANG (MANSAKTI) – MAN 1 Kepulauan Meranti kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan pesisir melalui kegiatan monitoring evaluasi program Ekoteologi di Desa Sesap, Selasa pagi (12/05). Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan 1.600 bibit mangrove yang telah ditanam secara kolaboratif pada 14 Oktober 2025 lalu.


​Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Ibu Nuryaningsih, S.Pd., menyatakan bahwa program ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bagian dari implementasi semangat Asta Protas: Kemenag Berdampak. "Kami ingin memastikan bahwa kehadiran madrasah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Meranti, khususnya dalam mitigasi abrasi di Desa Sesap," ujarnya di lokasi penanaman.


​Kegiatan monitoring ini melibatkan perwakilan tenaga pendidik, Ibu Supi Salmi, S.Pd., serta 36 siswa dari kelas X Ibnu Umar. Selain melakukan pengukuran pertumbuhan, para siswa juga melakukan aksi bersih sampah di sekitar area akar mangrove untuk memastikan pertumbuhan tanaman tetap optimal.


​Ibu Supi Salmi menambahkan bahwa kegiatan ini kental dengan muatan karakter Panca Cinta. "Siswa kami ajarkan tentang Cinta terhadap Lingkungan dan Cinta terhadap Sesama. Dengan menjaga hutan bakau ini, mereka sebenarnya sedang menjaga masa depan pemukiman warga Desa Sesap," jelasnya.


​Penanaman 1.600 bibit ini sendiri merupakan hasil sinergi besar antara MAN 1 Kepulauan Meranti dengan Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti, Polres Kepulauan Meranti, dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Meranti.(SM)

​Melalui laporan ini, MAN 1 Kepulauan Meranti membuktikan bahwa keberhasilan program lingkungan memerlukan konsistensi dan kolaborasi lintas sektoral. Harapannya, kawasan pesisir Desa Sesap akan kembali hijau dan menjadi benteng alam yang kokoh bagi generasi mendatang.

Share to :