MAN 1 KEPULAUAN MERANTI

Berita

Kontak
Alamat :

Jl. Banglas

Telepon :

076333735

Email :

man1kepulauanmeranti@gmail.com

Website :

http://man1kepulauanmeranti.mysch.id

Media Sosial :
PMBM 2026 TELAH DIBUKA

Gemilang Literasi: Guru dan Siswa MAN 1 Kepulauan Meranti Terpilih Sebagai Penulis Cerita Anak Dwibahasa Tingkat Provinsi

​SELATPANJANG (Mansakti) – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh keluarga besar MAN 1 Kepulauan Meranti di kancah literasi tingkat provinsi. Guru dan siswa madrasah ini berhasil terpilih sebagai penulis naskah cerita anak dwibahasa tahun 2026 dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Riau (21/0426).

​Kegiatan yang berlangsung di Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kepulauan Meranti ini merupakan ajang bergengsi untuk menjaring penulis-penulis berbakat yang mampu mengemas kearifan lokal dalam bentuk karya sastra anak. Dari total 30 peserta yang mengikuti seleksi ketat, terpilihlah 13 penulis terbaik yang naskahnya akan diproses lebih lanjut, di mana dua di antaranya berasal dari MAN 1 Kepulauan Meranti.

​Kedua sosok berprestasi tersebut adalah Ibu Miftahul Jannah, S.Sos., yang merupakan Guru Tahfiz sekaligus Pembina Ekskul Menulis Mansakti, serta Ahmad Kurniawan Syah, siswa berprestasi dari kelas XII Abbasyari.
​Pencapaian ini menjadi catatan sejarah baru bagi MAN 1 Kepulauan Meranti dalam upaya melestarikan budaya lokal melalui literasi dwibahasa. Keberhasilan Ibu Miftahul Jannah dan Ahmad Kurniawan Syah membuktikan bahwa sinergi antara guru pembimbing dan siswa mampu menghasilkan karya yang diakui di tingkat regional.

​Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Ibu Hj. Nuryaningsih, S.Pd., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan konsistensi dalam mengembangkan bakat menulis di lingkungan madrasah.
​"Ini adalah kebanggaan besar bagi MAN 1 Kepulauan Meranti. Keberhasilan Ibu Miftahul Jannah dan Ananda Ahmad Kurniawan Syah membuktikan bahwa madrasah kita memiliki potensi luar biasa di bidang literasi. Saya berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi guru maupun siswa lainnya untuk terus berkarya, menulis, dan berprestasi selagi kesempatan itu ada," ungkap Ibu Hj. Nuryaningsih dengan penuh bangga.

​Melalui program naskah dwibahasa ini, naskah karya guru dan siswa Mansakti diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi anak-anak di Riau untuk lebih mencintai bahasa daerah sekaligus memperkaya khazanah literasi nasional.(SM)

Share to :