Wujud Kepedulian Nyata: Keluarga Besar MAN 1 Kepulauan Meranti Gelar Takziah di Desa Lukun dan Kunjungan Sosial di Selatpanjang Timur
SELATPANJANG (Mansakti) – Semangat kekeluargaan yang erat terus dijunjung tinggi oleh keluarga besar MAN 1 Kepulauan Meranti. Pada Kamis, 2 April 2026, jajaran guru dan staf melaksanakan rangkaian agenda sosial sebagai bentuk empati terhadap warga madrasah yang sedang tertimpa musibah (02/04).
Takziah ke Kediaman M. Syafiq di Desa Lukun
Agenda pertama dimulai dengan kunjungan takziah ke Desa Lukun, kediaman Ananda M. Syafiq, siswa kelas X Al-Ghazali. Kunjungan ini merupakan wujud duka cita mendalam atas berpulangnya Ibunda tercinta Syafiq pada bulan Ramadan yang lalu. Kehadiran keluarga besar madrasah diharapkan dapat memberikan kekuatan moral bagi Ananda Syafiq dan keluarga dalam menghadapi masa sulit ini.
Kunjungan Sosial di Kediaman Ibu Puji Astuti
Rangkaian kegiatan berlanjut menuju Selatpanjang Timur, tepatnya di kediaman salah satu tenaga pendidik, Ibu Puji Astuti. Kunjungan sosial ini ditujukan untuk menjenguk putra beliau, Ananda M. Raihan, yang saat ini sedang dalam masa pemulihan pasca musibah kecelakaan. Kehadiran rekan sejawat ini menjadi dukungan moril bagi Ibu Puji dan keluarga agar Ananda Raihan segera diberikan kesembuhan.
Pesan Kepala Madrasah
Kepala MAN 1 Kepulauan Meranti, Ibu Hj. Nuryaningsih, S.Pd., yang memimpin langsung rombongan, menyampaikan rasa prihatin dan doa tulusnya di setiap lokasi kunjungan.
"Hari ini kami bergerak dari Desa Lukun hingga Selatpanjang Timur untuk memastikan bahwa setiap anggota keluarga besar MAN 1 Kepulauan Meranti tidak sendirian dalam menghadapi ujian. Kami mendoakan ketabahan bagi Ananda Syafiq dan kesembuhan yang sempurna bagi Ananda Raihan putra Ibu Puji," tutur Ibu Hj. Nuryaningsih.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama di kedua lokasi, memohon perlindungan dan keberkahan bagi seluruh keluarga besar madrasah.
MAN 1 KEPULAUAN MERANTI